Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelMaterial konstruksi rangka atap rumah saat ini makin bervariasi, dari jenis
material kayu, baja konvensional, beton, dan material yang saat ini sedang naik daun
adalah material baja ringan. Oleh sebab itu perlu diketahui faktor-faktor yang
mempengaruhi para pelaku konstruksi dalam menentukan pilihan material untuk
rangka atap. Analytical Hierarchy Process merupakan metode pengambilan
keputusan yang cukup mudah dipahami oleh pelaku konstruksi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi para pelaku konstruksi
dalam menentukan material untuk rangka atap rumah dengan kuisioner, membuat
suatu alat bantu dalam pengambilan keputusan pemilihan material rangka atap
berbasis AHP, dan kemudian dilakukan uji coba penerapannya dalam studi kasus.
Data penelitian ini diperoleh melalui survai kuisioner dan wawancara terhadap para
pelaku konstruksi untuk bangunan rumah menegah hingga rumah mewah. Para
pelaku konstruksi dalam hal ini adalah Konsultan, Kontraktor, dan Pemilik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara para pelaku
konstruksi dalam penilaian faktor-faktor dalam menentukan material rangka atap
proyek rumah. Konsultan lebih menitikberatkan pada faktor durabilitas material
rangka atap, Kontraktor pada faktor biaya konstruksi, dan Pemilik berada antara
faktor durabilitas material rangka atap dan biaya konstruksi. Kuisioner AHP sebagai
alat bantu pengambilan keputusan dibedakan menjadi 3 hirarki AHP yang berbeda
sesuai posisi para pelaku konstruksi.