Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelBermula dari tidak memadainya penggunaan analisis value-added yang
hanya berfokus pada aktivitas interna] perusahaan, maka perlu diciptakan suatu
analisis yang lebih luas yang dapat membantu perusahaan dalam memperkuat
hubungan antar perusahaan dengan pemasok dan konsumennya. Analisis yang
dimaksud adalah analisis value chain. Sehubungan dengan hal itu, skripsi ini
mengangkat problematika utama yaitu bagaimana menerapkan analisis value
chain di PT Semen Gresik (Persero) Tbk. guna meningkatkan efisiensi biaya
Jenis penelitian yang dilakukan adalali penelitian deskriptif dengan
menggunakan rancangan penelitian berupa studi kasus pada PT Semen Gresik
(Persero) Tbk. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data
kualitatif Sedangkan sumber data diperoleh dari sumber data internal dan
eksternal berupa sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data
menggunakan studi Iapangan dan studi literatur. Studi Iapangan dilakukan dengan
menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap obyek penelitian
yang bersangkutan. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan
mengikuti langkah-langkah dalam metodologi value chain.
Ada lima rantai nilai yang dianalisis, yaitu Aktivitas Penambangan,
Aktivitas Menghasilkan Terak, dan Aktivitas Menghasilkan Semen sebagai
aktivitas internal, serta Aktivitas Distribusi dan Aktivitas Langganan Tetap
sebagai aktivitas eksternal PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Berdasarkan analisis
dan pembahasan tersebut, diketahui bahwa ada beberapa aktivitas yang tidak
menambah nilai {Non Value - Added Activity) yang harus segera dikurangi agar
perusahaan dapat berjalan dengan eiisien, yaitu aktivitas penyimpanan dan
aktivitas pengangkutan barang dari tempat penyimpanan. Dengan melakukan
reduksi sebesar 30 % atas aktivitas-aktivitas yang tidak menambah nilai, maka
terjadi efisiensi sebesar 0,07 % dalam Total Beban Produksi PT Semen Gresik
(Persero) Tbk.