Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelUnluk mampu bertahan pada saal krisis, kontraktor perlu menganalisis
kondisi internal dan memilih slrategi yang lepal. Kondisi internal diperlukan
untuk memperbaiki dan mengukur kemampuan bersaing. Penelilian ini berlujuan
untuk mengetahui alternat if slrategi dan kondisi internal kontraktor di Surabaya
di era krisis.
Dari 61 kontraktor, 36 kontraktor berhasil diteliti. Dari 36 kontraktor
yang berhasil diteliti tersebul didapat bahwa alternatif slrategi ulama yang
dipakai oleh kontraktor adalah Defensive (paling banyak dilakukan oleh
kontraktor kelas A) dan Aggressive (paling banyak dilakukan oleh kontraktor
kelas B).
Di dalam slrategi Defensive, konlrakior memilih slrategi oposisi dan
adaptasi. Hal ini sesuai dengan kondisi internal kontraktor, yaitu metode kerja
yang mendukung kinerja pelaksanaan proyek, sislem kompuler yang efektif dan
efisien, hubungan yang luas dengan penyalur material dan mengembangkan
sistem manajemen profesional. Sedangkan unluk slrategi Aggressive, kontraktor
memilih diferensiasi, market development dan product development. Hal ini
sesuai dengan kondisi internal konlrakior, yaitu telap menjaga hubungan yang
baik dengan owner.
Kontraktor kelas B dan C memilih slrategi kerjasama, sedangkan lebih
banyak kontraktor kelas C yang memilih slrategi exit/liquidasi. Kontraktor kelas
Cyang masih aktif memilih divestiture.