Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPada kereta api listrik umumnya digunakan motor DC sebagai
penggeraknya. Hal ini disebabkan karena motor DC mudah diatur kecepatannya
dan juga torsinya
Motor DC jika disuplai langsung dari sumber tegangan DC akan
menghasilkan arus start yang besarnya bisa mencapai 4 - 5 kali arus nominal. Hal
ini akan menyebabkan kereta listrik akan melonjak secara tiba-tiba, selain itu juga
akan mengurangi umur dari motor. Untuk itu diperlukan adanya alat kontrol
kecepatan yang bisa bekerja secara otomatis.
Pada dasamya alat mi bekeria berdasaikan tingkatan-tingkatan kecepatan
yang telah diatur tertentu. Tingkatan-ringkatan itu digunakan untuk membatasi
lonjakan arus start yang dapat mengakibatkan lonjakan kecepatan. Untuk itu maka
motor harus diseri dengan sejumlah resistor yang nanrinya secara bertahap akan
dihubungsingkatkan sampai kecepatan yang diinginkan tercapai. Resistor hanya
boleh dihubungsingkatkan bila arus sudah mencapai keadaan steady state. Untuk
mengetahui keadaan steadystate maka arus harus diubah terlebih dahuhi menjadi
data digital dengan bantuan sensor arus dan ADC supaya dapat diolah oleh
rnikrokontroller. Tugas mikrokontroller adalah menentukan saat dimana arus
sudah steadystate sehingga resistor dapat dihubungsingkatkan
Kami menyadari bahwa apa yang kami buat ini masih jauh dari dari
kesempurnaan Semoga dapat berguna bagi para pembaca.