Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelUntuk melayani kebutuhan listrik pada saat beroperasi di Kapal
Republik Indonesia Jenis Mine Hunter Killer Kelas Pulau Rupat,
digunakan 3 Gas Turbin Generator sebagai pembangkit utama dan 1
Diesel Generator sebagai sistem pembangkit sekunder. Untuk menjamin
tersedianya suplai daya listrik yang baik guna mendukung fungsi operasi
kapal ini sebagi pemburu dan penyapu ranjau, maka sangat penting untuk
memperhatikan semua sistem yang mendukung lancarnya proses
pembangkitan daya listriknya.
Dari data yang terdapat di sistem pembangkit listrik, total daya
yang dibangkitkan adalah 950 kW, dengan daya beban total yang
terpasang 915,6 kW dan beban puncaknya 345,4 kW yaitu pada saat
kondisi operasi pemburuan ranjau. Sehingga faktor beban untuk di kapal
ini adalah 0,3- Sistem tegangan utama yang dipakai di kapal ini adalah
450 volt, 3 phasa dengan frekuensi 60 Hz.
Untuk pemilihan mesin diesel yang digunakan sebagai penggerak
generatomya, telah sesuai dari segi faktor kecepatan yaitu 2,5 dan jumlah
silinder yang terpakai yaitu sebanyak 10 buah silinder. Analisa terhadap
turbin gas yang dipakai sebagai pembangkit utama di kapal ini, salah
satunya terdapat pada sistem pemasukan udaranya, dimana udara masuk
ke turbin adalah hal yang terpenting sehingga perlu dianalisa kemampuan
filter udaranya dan diperoleh bahwa untuk filter udara turbin gas mampu
menyaring aliran udara maksimum hingga 2,55 kg/sec. Dari hasil analisa
sistem bahan bakar dan kebutuhannya, efisien untuk mesin dieselnya lebih
tinggi yaitu 40,56% dibanding dengan turbin gas yang hanya 17,2%,
didalam fungsinya menghasiikan daya listrik yang berkontinyuitas dan
berkualitas di KRI Jems Mine Hunter Kilier.