Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelMengikuti perkembangan taxi argometer selama kurun
waktu tiga tahun ini di Surabaya terkesan masih adanya
hambatan. Permasalahan utama yang muncul disebabkan oleh
adanya persaingan yang ketat di antara sesama taxi, baik
dalam persaingan untuk mendapatkan penumpang maupun
pangkalan. Sementara itu menurut Pemda jumlah armada
taxi yang beroperasi hingga saat ini baru merupakan
setengah dari jumlah kebutuhan yang seharusnya
beroperasi di Surabaya. Oleh karena adanya dua hal yang
saling bertentangan, maka untuk mempertahankan
eksistensi taxi sebagai moda angkutan umum harus
dilakukan apresiasi pasar.
Pada hakekatnya pasar taxi ditentukan oleh
banyaknya masyarakat yang berpeluang sebagai konsumen
taxi. Jumlah ini tidak dapat ditentukan dari banyaknya
penduduk kota Surabaya saja, tetapi justru ditentukan
oleh karaktpristik penumpang. Sehingga perlu dilakukan
suatu penelitian terhadap para pemakai taxi.
Untuk mempermudah pelaksanaan penelitian yang sesungguhnya
maka telah disusun suatu acuan tentang studi
karakteristik penumpang taxi argometer di Surabaya dan
dilengkapi dengan melakukan suatu pilot survey. Acuan
studi ini bertujuan untuk memberikan pedoman dalam
pelaksanaan penelitian yang sesungguhnya, yaitu tentang
pengambilan sample frame, penentuan jumlah sampel,
metode pengambilan sampel, penyusunan kuestioner dan
juga prosedur perijinan.