Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelBaja canai dingin merupakan bahan struktur bangunan yang umum digunakan, namun dalam 4 tahun terakhir telah muncul berbagai permasalahan dalam aplikasinya. Hal ini melatarbelakangi munculnya Penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Baja Canai Dingin mengacu pada standar Australia AS 4600:2005. Namun, standar dan tata cara perhitungan untuk bangunan di Indonesia kebanyakan mengacu pada standar Amerika yang sudah terbukti kompatibel dengan keadaan di Indonesia. Oleh karena itu, perlu dianalisa apakah RSNI Baja Canai Dingin yang disusun berdasarkan standar Australia tersebut juga kompatibel untuk digunakan di Indonesia.
Analisis dilakukan dengan membandingkan RSNI Baja Canai Dingin terhadap American Iron and Steel Institute (AISI) S100–2007 yang berisi standar cold form steel design untuk wilayah Amerika Serikat. Proses perbandingan akan terbatas pada ketentuan-ketentuan AISI S100-2007 yang berbeda dan memiliki lingkup lebih luas dibandingkan RSNI Baja Canai Dingin. Perbedaan akan dianalisis untuk mengetahui hasil desain yang lebih konservatif. Secara umum, AISI S100-2007 menghasilkan desain yang lebih konservatif, yang menunjukan perlu adanya evaluasi dan penyesuaian pada RSNI Baja Canai Dingin yang telah disusun.