Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelTujuan Pengadaan suatu waduk antara lain ialah untuk
menampung air yang berlebihan pada musim penghujandan me-
ngeluarkannya pada musim kemarau untuk memenuhi kebutuhan-
kebutuhan di bagian hilirnya.
Untuk mencapai maksud tersebut, maka waduk harus dioperasikan
dengan suatu pola yang tertentu, yang disesuaikan dengan
kebutuhan-kebutuhan di bagian hilirnya.
Dalam hal waduk Wonorejo, maka kebutuhan-kebutuhan
yang harus diperhatikan adalah kebutuhan air untuk daerah
irigasi seluas 7540 ha, kebutuhan air untuk PLTA dengan kapa-
sitas maximum 6 MW, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya di daerah
hilir.
Tahap pertama dalam study ini adalah menentukan bebe-
rapa alternatif untuk elevasi maximum dan elevasi minimum.
Alternatif elevasi maximum yang dipilih adalah + 184, + 183
dan + 181 sedangkan alternatif elevasi minimum yang dipilih
adalah + 150 dan + 141.
Kemudian untuk setiap kombinasi elevasi maximum dan elevasi
minimum di atas ditentukan schedule muka air pada akhir seti-
ap bulan.
Dengan demikian diperoleh 6 kasus schedule muka air.
Tahap ke dua adalah untuk menentukan kasus manakah
yang terbaik dari 6 kasus yang telah ditentukan di atas.
Untuk ini operasi waduk Wonorejo disimulasikan kepada tahun
1955 s/d 1980. Ternyata bahwa schedule muka air dengan Elevasi
maximum + 184 dan Elevasi minimum + 150 merupakan pi-
lihan pertama.
Tahap ketiga adalah untuk menentukan jumlah air yang
harus dikeluarkan pada bulan berikutnya dalam melaksanakan
operasi waduk, agar operasi waduk dapat sesuai dengan schedule
terbaik yang telah ditetapkan.
Untuk itu ditetapkan 10 rumus empiris, kemudian operasi waduk
dengan masing-masing rumus tersebut di atas disimulasikan
kepada tahun 1955 s/d 1980.
Dari hasil simulasi ini, sebuah rumus mendapat prioritas
tertinggi dan dianjurkan untuk dipakai dalam pelaksanaan
operasi waduk Wonorejo.