Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelDi dalam perkembangan proyek konstruksi yang pesat sekarang ini,
sangat dituntut kinerja yang profesional dari kontraktor. Pengendalian waktu yang
tepat merupakan sesuatu harga mutlak bagi kontraktor untuk dapat
mempertahankan kinerjanya.
Prestasi yang dicapai di lapangan merupakan tolok ukur untuk
mengetahui apakah suatu proyek mengalami keterlambatan. Teknik perencanaan
yang biasanya digunakan untuk membuat perencanaan penjadwalan proyek adalah
CPM network dan kurva “S”. CPM network menjabarkan analisa jaringan setiap
aktivitas sehingga bisa diketahui jadwal setiap aktivitas dan durasi suatu proyek
secara keseluruhan. Setiap aktivitas masing-masing memiliki durasi dan bobot
biaya yang berbeda-beda. Kurva “S” adalah grafik yang memperlihatkan
hubungan antara akumulasi biaya proyek dengan jadwal proyek. Akumulasi biaya
proyek tentunya tidak sama antara satu aktivitas dengan aktivitas yang lain.
Pada penelitian studi kasus ini dilakukan pengumpulan data dan diskusi
dengan pelaksana yang ada di lapangan, kemudian dilakukan analisa penjadwalan
proyek dengan metode CPM Network dan Kurva S yang meliputi tahap planning
dan monitoring. Perencanaan dan pengendalian jadwal ini menggunakan program
Microsoft Project 2007.
Hasil dari CPM network adalah Bar Chart yang dapat menunjukkan
durasi keseluruhan proyek dan jadwal aktivitas kritis maupun non kritis. Hasil
Kurva S menunjukkan bobot penyelesaiannya masing-masing aktivitas yang
dikerjakan di dalam tiap periode. Hasil perbandingan dari kedua metode
menunjukkan status proyek yang hampir sama. Namun penggunaan kurva S
sebagai sarana perencanaan jadwal proyek harus selalu didampingi CPM network.