Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelKondisi persaingan pada dunia usaha yang semakin ketat memaksa
perusahaan untuk mencari strategi yang tepat agar dapat tetap bertahan di dalam
dunia usaha. Pola yang muncul pada dekade terakhir adalah membentuk
hubungan yang lebih dekat baik pada level strategis maupun operasional di dalam
supply chain. Hubungan pada level operasional ditandai dengan koordinasi yang
lebih baik pada aspek-aspek produksi, pengiriman maupun pembayaran.
Permasalahan yang menjadi dampak kurangnya koordinasi pada supply
chain sedang adalah tingginya tingkat inventory, variabilitas permintaan yang
tinggi dan cash to cash cycle time yang panjang dari sistem pembayaran. Tujuan
yang akan dicapai adalah menghasilkan suatu rancangan sistem koordinasi bagi
sistem produksi, penjualan, dan sistem pembayaran untuk mengatasi
permasalahan yang ada.
Bentuk koordinasi penjualan yang diperlukan adalah penyaluran
informasi aktual dari permintaan konsumen akhir pada setiap tahapan di dalam
supply chain tanpa adanya distorsi akibat proses peramalan yang dilaksanakan
secara terpisah pada setiap tahapan supply chain. Koordinasi pada produksi yang
diperlukan adalah penyesuaian output produksi dengan kebutuhan aktual pasar
sehingga tingkat inventory dapat ditekan tanpa mengurangi service level
konsumen dan mengurangi risiko produk yang tidak terjual. Bentuk koordinasi
pada sistem pembayaran yang diperlukan adalah yang dapat menguntungkan
kedua pihak baik dari cash to cash cycle time, free cash of capital, dan kecepatan
aliran produk pada supply chain. Pencapaian koordinasi dalam supply chain
merupakan proses yang membutuhkan waktu untuk mencapai tujuan akhirnya,
oleh sebab itu komitmen jangka panjang menjadi sangat diperlukan.
Pengembangan sistem secara berkelanjutan juga sangat diperlukan agar supply
chain dapat menghadapi tantangan perkembangan jaman.