Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelSupply Chain Management merupakan semua aktivitas mulai material
datang dari pihak supplier, kemudian material itu diolah menjadi produk setengah
jadi maupun produk jadi, sampai produk tersebut didistribusikan ke konsumen.
Supply Chain Management melibatkan banyak pihak didalamnya, tidak hanya
pihak internal suatu perusahaan, tetapi melibatkan pihak-pihak eksternal, seperti
supplier dan konsumen. Supply Chain nilai performansi yang perlu diukur.
Pengukuran tersebut diperlukan suatu kerangka yang terintegrasi dan harus sesuai
dengan kondisi perusahaan yang diteliti.
Penelitian mengenai pengukuran performansi supply chain ini
dilakukan di PT. Indofood Sukses Makmur, Bogasari Fluor Mills, Surabaya.
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu model pengukuran performansi
supply chain di Bogasari dan mencoba mengimplementasikannya untuk menilai
kinerja supply chain Bogasari pada kurun waktu enam bulan terakhir. Kerangka
pengukuran disusun berdasarkan fungsi-fungsi supply chain seperti : plan, source,
make, deliver, dan return.
Di dalam model pengukuran, terdapat metriks-metriks yaug digunakan
sebagai indikator pengukuran dengan satuan yang berbeda. Penyetaraan satuan
dengan proses normalisasi dilakukan untuk menyetarakan satuan yang berbeda-beda
tersebut. Proses pembobotan tingkat kepentingan dilakukan dengan metode
AHP. Dari hasil pengolahan data, diperoleh bahwa nilai performansi supply chain
Bogasari pada level 76.99 untuk skala 0-100. Hal ini menunjukkan bahwa
performansi supply chain Bogasari cukup baik. Akan tetapi, ada beberapa metriks
yang harus dibenahi karena memiliki skor rendah dengan bobot yang besar,
seperti metriks-metriks pada ruang lingkup Source dan Deliver.