Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelSerpihan kayu dan potongan veneer merupakan hasil sampingan yang
berlimpah dari pabrik kayu, dengan nilai kalori yang memadai sebagai bahan
bakar pembangkit listrik tenaga uap. Untuk menyediakan kebutuhan listrik yang
cukup diperlukan persediaan serpihan kayu dan potongan veneer untuk segera
dibakar di dapur pembakaran beserta batu bara. Pemanfaatan batu bara, serpihan
kayu dan potongan veneer sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap
mengurangi sedikit demi sedikit ketergantungan terhadap bahan bakar minyak
terutama untuk kebutuhan energi listrik di pabrik kayu.
Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa sistem pembangkit listrik
tenaga uap di PT. Hendratna Plywood secara keseluruhan sudah berjalan dengan
baik, walaupun kurang efisien karena kualitas bahan bakar dan air pengisi boiler
yang kurang baik. Untuk menghasilkan 1 KWH listrik dibutuhkan bahan bakar
sebanyak 0,562 kg batu bara dan 1,31 kg kayu, udara pembakaran sebanyak 8,4
m 3 , air pengisi boiler sebanyak 7,17 liter dan air pendingin sebanyak 326,8 liter.