Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelHS. Willy Pangestu memahami jika masalah yang diterimanya adalah bagian dari ujiannya. Tiap ia mencari solusi dengan cara Islam, Willy merasa ada jalan terang yang ia peroleh untuk menghadapinya. Ketika berpisah dengan istrinya pada 1989, Willy mengaku mulai merasa dekat dengan Islam. Pada Ramadan 1991 ia mencoba menjalankan puasa meski tidak penuh. Baru pada 1992 dan 1993 ia menjalani puasa penuh meski belum muslim. Karier organisasi Willy dimulai sebagai ketua DPD PITI Surabaya. Tak lama ia dipercaya sebagai wakil ketua DPW PITI Jatim. Sejak itu ia berniat membaktikan diri untuk terjun total termasuk hijrah keJakarta. Padahal semua keluarganya ada di Sidoarjo.