Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPenelitian ini dilakukan karena semakin tingginya angka kerusakan jalan
sehingga diperlukan perbaikan yang ekonomis dan ramah lingkungan. Penelitian
ini menggunakan Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED), agregat bergradasi
rapat tipe IV yang berasal dari Banyuwangi, fly ash yang berfungsi sebagai filler,
dan serbuk ban bekas ukuran mesh #40 yang lolos ayakan no. 8. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian agregat halus
dengan serbuk ban bekas dengan kadar 25%, 50%, 75%, 100%, dan fly ash
sebagai filler dengan masa curing 0, 3, dan 7 hari terhadap stabilitas CAED. Tipe
CAED yang digunakan pada penelitian ini adalah tipe CSS-1h sebesar 8% dan fly
ash yang digunakan sebesar 2% dari berat total agregat. Hasil pengujian pada
penelitian ini menunjukkan bahwa nilai stabilitas akan semakin turun dengan
semakin tingginya kadar serbuk ban bekas. Penurunan nilai stabilitas ini
diakibatkan nilai VIM yang besar. Masa curing sangat berpengaruh dalam
penelitian ini karena semakin lama masa curing dilakukan maka nilai stabilitas
CAED akan semakin meningkat pula.