Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPengaruh dari kadar air, waktu, dan kepadatan pada tanah ekspansif terhadap friksi pada tiang telah dipelajari. Permodelan tiang menggunakan baja dengan diameter dan panjang masing-masing 1 cm dan 30 cm. Kepadatan dari sampel tanah dicapai dengan menggunakan prosedur dari Standard Proctor. Terdapat 3 macam perbedaan dalam tumbukan yaitu 56, 40, dan 25, yang diterapkan untuk mempelajari pengaruh kepadatan terhadap friksi dari tiang. Dalam penambahannya, pengaruh dari kepadatan tanah terhadap daya serap dan daya ekspansif atau kemampuan mengembang dari sampel juga akan dipelajari. Hasilnya menunjukkan bahwa friksi dari permodelan tiang meningkat seiring dengan kepadatannya. Dalam penelitian juga ditemukan bahwa maksimum friksi didapat ketika sampel dipadatkan dalam Kadar Air Optimal (OMC) dan diinjeksi dengan penambahan air sebesar 5% (OMC +5%). Kohesi antara tiang dan tanah yang ditambahkan air selama 14 hari, lebih besar dari sampel yang diberi air dalam rentan waktu 3 dan 7 hari. Diamati juga bahwa daya serap pada sampel menurun seiring dengan peningkatan pada kepadatannya.