Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelBanyaknya permintaan akan gedung tinggi menuntut para insinyur untuk mendesain gedung stabil yang perhitungannya tergolong rumit. Optimasi dengan metode metaheuristik dapat menjadi solusi untuk mendapatkan desain yang teroptimal. Adanya interaksi antara gaya aksial ke bawah dengan perpindahan horisontal gedung menyebabkan adanya momen tambahan, yang sering disebut sebagai efek P-∆. Studi ini bertujuan untuk menunjukkan hasil penggunaan algoritma metaheuristik dalam pengoptimasian berat struktur portal baja dengan mempertimbangkan efek P-∆. Algoritma metaheuristik yang digunakan dalam penelitian ini adalah particle swarm optimization (PSO) dan symbiotic organisms search (SOS). Terdapat tiga struktur yang dianalisa, yaitu struktur Portal 1 Bentang 8 Lantai, Portal 2 Bentang 3 Lantai, dan Portal 3 Bentang 15 Lantai. Hasil optimasi dari ketiga kasus tersebut akan dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya dan dengan hasil optimasi SAP 2000 untuk mendapatkan perbedaan hasil optimasi algoritma terhadap perubahan batasan (dari AISC360-01 menjadi 360-10) dan penambahan second order analysis. Struktur Portal 2 Bentang 3 Lantai, dan Portal 3 Bentang 15 Lantai akan diberi batasan menggunakan peraturan AISC360-10, sedangkan struktur Portal 1 Bentang 8 Lantai akan mengikuti penelitian sebelumnya yaitu batasan perpindahan. Penelitian ini menunjukkan performa algoritma SOS yang lebih superior dibandingkan PSO dan adanya penambahan berat struktur portal baja yang diakibatkan pengikutsertaan analisa P-∆.