Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelSeiring dengan perkembangan waktu, jumlah lahan yang tersedia untuk
pembangunan semakin berkurang, sehingga dipelukan suatu metode untuk dapat
menggunakan tanah yang tidak layak pakai menjadi layak pakai. Elektroosmosis
merupakan salah satu metode yang efektif untuk mengurangi kadar air yang ada pada
tanah liat lunak, sehingga dapat mengurangi besarnya penurunan yang terjadi bila
dilakukan pembebanan.
Penggunaan elektroosmosis dengan cara menempatkan katode dan anode
didalam tanah dengan suatu jarak tertentu, diantara katode dan anode diberikan suatu
medan listrik dengan arus listrik searah, air akan mengalir dari anode ke katode.
Dengan mengurangi kadar air dalam tanah penurunan tanah yang terjadi akan
semakin berkurang, dan meningkatkan kekuatan tanah.
Penelitian dilakukan untuk membandingkan penurunan tanah dan
pengurangan volume air yang terjadi bila tanah hanya dibebani dan dibebani dengan
diberikan elektroosmosis. Disamping itu juga untuk mengetahui pengaruh besarnya
tegangan dan jarak katode-anode terhadap penurunan tanah dan volume air yang
keluar pada percobaan dengan elektroosmosis.
Dari hasil penelitian yang didapatkan hasil bahwa pembebanan dengan
elektroosmosis mengalami penurunan dan pengeluaran air yang lebih cepat
dibandingkan dengan pembebanan biasa. Semakin besar tegangan listrik yang
diberikan semakin cepat pula penurunan dan keluarnya air yang terjadi, sedangkan
semakin dekat jarak katode dan anode semakin mempercepat penurunan dan
keluarnya air yang terjadi.