Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPenelitian ini menggambarkan bagaimana proses komunikasi interpersonal
yang teijadi antara pelatih dengan atlet renang usia 6-10 tahun di KONI Surabaya.
Anak-anak pada usia tersebut cenderung senang bermain daripada latihan. Tujuan
dari penelitian ini untuk mengetahui proses komunikasi yang dilakukan pelatih
supaya atlet mau latihan berenang dengan sungguh-sungguh. Informan dalam
penelitian ini dua pasang pelatih dan anak-anak dari klub Hiu Surabaya. Proses
komunikasi ini dianalisis dengan model proses komunikasi interpersonal diadik
Joseph A.DeVito (1997).
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil analisis peneliti
menunjukan bahwa pelatih menyampaikan pesan berupa instruksi berlatih,
sementara atlet memberikan umpan balik secara positif maupun negatif. Saluran
yang digunakan adalah tatap muka dengan konteks dimensi fisik di area kolam
renang dan dimensi temporal (waktu) yang dilakukan satu minggu tiga kali.
Dalam melakukan komunikasi pelatih selalu menyampaikan pesan positif
meskipun atlet memberikan imipan balik negatif, maka pada akhimya atlet akan
memberikan umpan balik positif Apabila pelatih selalu menyampaikan pesan
yang negatif, maka atlet akan memberikan imipan balik negatif