Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPT X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang furniture dengan salah satu produksinya adalah dresser. Permasalahan yang dihadapi oleh PT X berupa complain yang berasal dari customer dikarenakan adanya kecacatan pada produk dresser. Kecacatan yang terjadi dikarenakan PT X belum memiliki prosedur pengendalian kualitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem pengendalian kualitas menggunakan seven quality tools dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dengan cara mengimplementasikan solusi dari akar permasalahan yang didapatkan untuk meminimalisir kecacatan yang terjadi pada produksi selanjutnya. Hasil analisa penelitian menunjukkan penurunan kecacatan setelah dilakukan implementasi solusi terhadap akar permasalahan. Kecacatan produksi dresser semula sebesar 3.78% mengalami penurunan menjadi 1.85%. Faktor penyebab kecacatan terbesar pada produk dresser terjadi pada proses pengecatan sebesar 41.2% yang terdari dari beberapa faktor seperti manusia, metode dan lingkungan.