Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPenelitian ini mengkaji dampak risiko kredit dalam mempengaruhi penyaluran kredit oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) selama masa pandemi. Sebagai pemberi pinjaman mikro, BPR diharapkan dapat mendukung UMKM, terutama selama periode penurunan ekonomi di masa pandemi. Karakteristik UMKM seperti kurangnya riwayat kredit dan transparansi laporan keuangan, menyebabkan kemungkinan gagal bayar dapat meningkat selama pandemi, sehingga BPR mungkin sulit untuk melaksanakan mandat mereka melalui penyaluran pinjaman atau menghadapi jumlah non-performing loan (NPL) yang lebih tinggi. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 302 UMKM peminjam yang meminta pinjaman dari BPR pada tahun 2020. Dengan menggunakan regresi logistik, penelitian ini menemukan bahwa peluang usaha mikro untuk memperoleh kredit secara signifikan lebih tinggi daripada usaha menengah. Selain itu, BPR cenderung memberikan pinjaman kepada UMKM yang memiliki beban hutang berjalan yang lebih kecil dan menghindari memberikan persetujuan kredit kepada calon peminjam yang memiliki jangka waktu hutang berjalan lebih dari 5 tahun.