Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPada proses pembuatan Ilustrasi, umumnya layering dibuat untuk mempermudah proses pengerjaan dan revisi apabila diperlukan, dimulai dari layer sketsa, dilanjutkan dengan layer lineart, setelah itu dilanjutkan ke proses pewarnaan dengan setiap layer berfokus pada 1 objek. Namun untuk ilustrasi pembuatan game, terdapat beberapa perbedaan dalam proses layering, yaitu lebih berfokus pada layer pemandangan yang digunakan pada game nantinya seperti background, midground, foreground. Selain untuk mempermudah workflow game design, seringkali sebuah game menggunakan asset yang sama berulang kali (recycle asset) yang dapat dipermudah dengan teknik layering yang benar, hasil ilustrasi juga terlihat lebih rapi dan estetik saat di input dalam bentuk game.
Melalui praktek magang di Joy Leap Studio, di mana Joy Leap Studio merupakan sebuah startup teknologi di bidang game development. Penulis telah membuat beberapa game sebagai 2D Artist dan telah menguji perbandingan teori layering ilustrasi pada pembelajaran kuliah dan praktek pembuatan game, dan membuktikan bahwa teknik layering yang berbeda dapat mempercepat workflow baik untuk artist itu sendiri maupun dengan anggota tim divisi lain.