Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelTidak semua peralatan elektronik portabel yang menggunakan sumber
daya baterai isi ulang menyediakan rangkaian pengisi baterai di dalamnya, untuk
itu diperlukan suatu alat pengisi secara terpisah. Sementara banyak alat pengisi
yang beredar di pasaran tidak menyertakan suatu pendeteksi akhir pengisian,
kalaupun ada hanya menghentikan proses pengisian dan kurang memberikan
gambaran tentang kondisi baterai yang sesungguhnya.
Sistem ini dibuat berbasis MAX712 sebagai kontroler untuk mengisi
baterai yang menggunakan bahan kimiawi Nickel Metal Hydride (NiMH) dengan
jumlah sel yang dapat di program. Metode Pengisian yang digunakan adalah arus
konstan, mode linier. Sistem mendeteksi batas akhir pengisian dengan metoda
deteksi dV/dt=0 dan timeout timer. Sistem juga di hubungkan dengan
mikrokontroler AT89S52 agar dapat menghitung lama waktu pengisian,
mendeteksi tegangan serta kapasitas baterai.
Pengujian sistem dilakukan dengan menghitung lama waktu pengisian
berbagai merk dan kapasitas baterai dengan dV/dt=0 aktif maupun tidak aktif dan
dibandingkan dengan waktu pengosongannya. Waktu pengisian tercepat dengan
dV/dt=0 aktif didapatkan selama 28 menit untuk jenis AAA (2 sel - 900mAh) dan
1 jam 23 menit untuk jenis AA (2 sel - 2300mAh), sedangkan waktu
pengosongan terlama didapatkan selama 1 jam 46 menit untuk jenis AAA (1 sel -
900mAh @ 2.8 W ) dan 8 jam 58 menit untuk jenis AA (1sel - 2300mAh @ 2.8 W ).
Pengujian monitoring waktu, tegangan dan kapasitas dilakukan dengan metode
penghentian dV/dt=0 aktif dan tidak aktif, waktu timeout yang dipilih adalah 45,
90,132 dan 180 menit. Hasil monitoring waktu yang didapat untuk metode
penghentian pengisian dV/dt=0 aktif selalu bervariasi dan untuk dV/dt=0 tidak
aktif akan selalu tetap.