Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelSelama ini CV Kayu Murni sering mengalami kendala dalam proses
pemenuhan permintaan konsumen karena kadang-kadang terjadi lateness
(keterlambatan) dalam pemenuhan akan permintaan konsumen, baik dalam jumlah
maupun waktu pengiriman.
Perencanaan penjadualan produksi yang dilakukan dalam tugas akhir ini
dimaksudkan untuk memberikan alternatif penjadualan yang lebih baik dan dapat
mengoptimalkan penggunaan mesin produksi sehingga dapat mengurangi
keterlambatan yang terjadi. Oleh karena itu, maka kami membandingkan metode
FCFS, SPT, Shifting Bottleneck Heuristic, dan Algoritma Omega, untuk
mendapatkan metode penjadualan yang paling tepat bagi kondisi perusahaan. Dari
keempat metode tersebut dianalisa dengan membandingkan nilai Weighted
Tardiness agar diperoleh metode penjadualan yang terbaik dan paling sesuai
dengan kondisi perusahaan yang ada.
Dengan adanya penjadualan ini akan membantu pihak perusahaan di
dalam mengurangi keterlambatan yang selama ini terjadi di dalam pemenuhan
akan permintaan konsumen. Dari analisa yang diperoleh, metode Shifting
Bottleneck Heuristic merupakan metode penjadualan yang paling sesuai karena
memberikan nilai Weighted Tardiness terkecil.