Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPenjadwalan floswshop untuk n job dengan mesin telah banyak
dipelajari dalam berbagai literatur, seperti algoritma Johnson, algoritma CDS
(Campbell, Dudek, Smith), algoritma NEH (Nawas, Enscore, Ham), dan masih
banyak lagi algoritma lain. Dari algoritma-algoritma yang telah ada pada
umumnya memiliki asumsi satu fungsi tujuan saja, seperti tiga contoh algoritma
diatas memiliki satu fungsi tujuan yaitu meminimumkan makespan. Namun dalam
kenyataan, pengambil keputusan menginginkan multi fungsi tujuan. Seperti
pendapat French (1982) bahwa jika ingin mencapai lebih dari satu kriteria
sekaligus seperti meminimumkan makesapan, total flowtime, dan idle time secara
bersama-sama, akan lebih efektif dalam mengurangi biaya penjadwalan.
Dalam tugas akhir ini, akan dipresentasikan masalah penjadwalan
dengan dua kriteria fungsi tujuan yaitu meminimumkan total flowtime dan
makespan. Metode yang digunakan adalah algoritma branch-and-bound dan
algoritma Genetika yang memiliki tujuan yang sama. Dan pada akhimya
membandingkan mana yang terbaik antara algoritma branch-and-bound dengan
algoritma Genetika. Karena banyaknya job yang harus dijadwalkan maka untuk
menyelesaikan penjadwalan dengan algoritma Branch-and-bound dan algoritma
Genetika tidak dapat dilakukan secara manual, namun diselesaikan dengan
bantuan program komputer yang menggunakan software Turbo Pascal 7.
Dari hasil penjadwalan algoritma Branch-and-Bound dan algoritma
Genetika,dapat ditarik kesimpulan bahwa Algoritma Branch-and-Bound lebih
baik dibandingkan algoritma Genetika dalam mencapai fungsi tujuan.