Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelP.T. Tirta Bahagia merupakan perusahaan yang memproduksi air mineral
dalam kemasan. Kondisi di perusahaan, beberapa produk yang sama proses
produksinya dikerjakan oleh satu mesin yang sama. Kondisi tersebut memerlukan
pengaturan yang baik terhadap penentuan periode dan kuantitas produksi dari tiap-tiap
produk. Pengaturan yang kurang baik dapat mengakibatkan besamya jumlah
persediaan dan adanya beberapa kegiatan setup yang seharusnya tidak perlu untuk
dilakukan.
Cara yang digunakan untuk menghasilkan penentuan pengaturan yang
baik tersebut adalah dengan menerapkan model General Lot Sizing with Sequence
Dependent Setup Times. Penerapan model ini dilakukan terhadap dua buah mesin
yaitu mesin cup filler dan mesin bottle filler yang masing-masing digunakan untuk
memproduksi enam jenis produk. Penerapan model ini menghasilkan pengaturan
produksi yang memberikan biaya yang lebih minimum. Perencanaan produksi air
minum kemasan cup untuk tiga periode perencanaan menghasilkan biaya simpan dan
biaya setup sebesar Rp. 25.892.832, sedangkan perencanaan produksi air minum
kemasan botol untuk tiga periode perencanaan menghasilkan biaya simpan dan biaya
setup sebesar Rp. 5.567.160.
Setelah pengaturan produksi dilakukan, maka selanjutnya dilakukan
perencanaan persediaan material pembantu. Perencanaan dilakukan dengan memilih
teknik lot sizing yang menghasilkan biaya yang paling minimum. Adanya kondisi
dimana volume produksi besar dan biaya pemesanan material kecil menyebabkan
teknik lot sizing yang memberikan biaya paling minimum adalah teknik Lot for lot.