Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPT. " X " adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pakan ternak.
Karena bahan baku yang dibutuhkan sebagian besar berasal dari luar negeri, PT. "X"
seringkali mengalami keterlambatan dalam pengadaan bahan baku utama karena
kekosongan bahan baku yang berada didalam negeri yang mana dapat menyebabkan
produksi terhambat.
Dalam penelitian Tugas Akhir ini penyusun memakai metode MRP {Material
Requirement Planning). Perencanaan kebutuhan bahan baku ini merupakan pilihan
yang tepat disebabkan oleh pemakaian dan perhitungan yang mudah baik secara
manual maupun dengan menggunakan software komputer.
Dengan MRP diharapkan dapat mengontrol aliran bahan yang tepat, disuatu
tempat yang tepat, pada saat yang tepat untuk memenuhi jadvval pengiriman kepada
konsumen (dengan lead time sebagai pembatas), menekan jumlah persediaan
seminimum mungkin, memelihara tingkat pembebanan atas pekerjaan dan mesin dan
pada akhirnya untuk mencapai efisiensi
Melihat permintaan konsumen yang berfluktuasi maka diperlukan peramalan
permintaan untuk mengetahui jumlah permintaan dimasa mendatang melalui metode
peramalan yang tepat. Berdasarkan pola data permintaan dimasa lalu dan berdasarkan
rata - rata kesalahan terkecil digunakan software untuk menghitung metode moving
average dan multiplikatif dekomposisi.
Pengolahan data selanjutnya adalah hasil dari peramalan digunakan sebagai
data MPS . Kemudian bersama data BOM dan Persediaan serta lead time dibuatlah
suatu sistem MRP . Pada waktu perhitungan lot sizing ada 4 metode pembanding
yaitu diantaranya: Lot For Lot, FOQ, POQ dan EOQ. Setelah dianalisa dan
perhitungan didapatkan bahwa lot size dari Lot For Lot adalah total biaya persediaan
yang paling minimum sebesar Rp. 1.639.863.565.