Please take a moment to complete this survey below

Library's collection Library's IT development Cancel

Studi kasus penggunaan kwh meter tiga phasa di PLTU Paiton unit 1 & 2

Di PLTU Paiton untuk mengetahui besamya energi listrik yang digunakan
untuk pemakaian sendiri ditunjukkan oleh suatu alat ukur listrik yaitu kWh meter.
KWh yang terpasang diPLTU Paiton unit 2 memiliki adanya kWh losses yang
besarnya negatip. Hal ini sangat tidak mungkin karena dalam pembangkit
memiliki trafo yang dayanya cukup besar, yang berarti terdapat rugi-rugi daya
atau lebih dikenal dengan kWh losses (susut trafo).
KWh meter yang terpasang di PLTU Paiton unit 2 ada empat macam yaitu
meter GGO, meter MPT, meter UAT A dan meter UAT B. Untuk mengukur daya
yang sangat besar tentunya meter tidak langsung terhubung dengan tegangan,
melainkan melalui CT (transformer arus) dan PT (transformer tegangan). CT dan
PT inilah tegangan dan arus diturunkan yang kemudian dihubungkan ke meter.
Daya adalah perkalian antara tegangan dan arus.
Untuk mencari adanya losses negatip dimana output lebih besar dari input,
maka langkah awal yang di ambil tentunya kalibrasi meter, karena dengan
kalibrasi bisa dilihat apakah meter yang terpasang mempunyai persentase
kesalahan yang cukup besar, sehingga pengukuran dayanya salah. Bila meter
dalam keadaan baik, artinya persentase kesalahan kecil maka langkah kedua yang
di lakukan adalah mengetahui cara pemasangan meter tersebut, untuk mencari dan
menyimpulkan, kenapa bisa terjadi adanya losses negatip.
Apabila dilihat hasil kalibrasi meter tanggal 22 September 1999 maka
terdapat kesalahan adjustment atau kalibrasi pada meter MPT yang besar hasil
persentase kesalahan adalah negatip, hal ini tidak sesuai karena hasil persentase
kesalahan seharusnya adalah positip berdasarkan SPLN. Kesalahan adjustment ini
yang menyebabkan adanya losses negatip sebesar -1.700 KW. Kalibrasi ulang di
lakukan tanggal 16 Agustus 2000 sehingga diperoleh hasil persentase kesalahan
yang besarnya positip, kemudian meter dipasang kembali dan di lakukan
pembacaan dari pukul 11.00-11.00 ( 24 jam ), sehingga dari perhitungan didapat
kWh losses / susut trafo pada unit 2 sebesar 56.100 KWh. Hasil kWh losses ini
sesuai dengan rugi-rugi Trafo yang terpasang sebesar 57.600 KWh yang diperoleh
dari data Trafo dengan melakukan perhitungan secara teori.

Creator(s)
  • (23494049) HERI HARDIYANTO
Contributor(s)
  • Limboto Limantara → Advisor 1
  • Stephanus A. Ananda → Examination Committee 1
Publisher
Universitas Kristen Petra; 2000
Language
Indonesian
Category
s1 – Undergraduate Thesis
Sub Category
Skripsi/Undergraduate Thesis
Source
Skripsi No. 00/E/TST/032/365; Heri Hardiyanto (23494049)
Subject(s)
  • ELECTRIC METERS
  • POWER-PLANTS
File(s)

Similar Collection

by creator, contributor, or subject