Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelKeberadaan dinding pengisi batu bata mempunyai peranan penting dalam
memperbesar kekakuan dan kekuatan struktur dalam menahan gaya lateral gempa
Hal ini menyebabkan dimensi komponen struktur rangka yang diperlukan tidak terlalu
besar, walaupun bangunan yang dibuat cukup tinggi. Energi gempa yang terjadi pada
struktur sebagian besar diterima oleh dinding pengisi yang diidealisasikan sebagai
batang diagonal.
Buku Pedoman Perencanaan Untuk Struktur Beton Bertulang Biasa dan Struktur
Tembok Bertulang Untuk Qedung 1983 mengadakan pembatasan terhadap ketinggian
struktur rangka dengan dinding pengisi, yaitu 4 lantai atau 14 meter untuk struktur
jenis A dan 7 lantai atau 25 meter untuk struktur jenis B akibat ketidakpastiaan
mekanisme pemencaran energi gempa pada struktur. Karena itu Sunlianto dan Tedy
Agustino melakukan penelitian untuk memastikan terjadinya formasi sendi plastis
pada balok-balok.
Studi ini mendesain struktur bangunan bertingkat 3, 6, dan 9 lantai berdasarkan
struktur jenis A yang mengacu pada penelitian Sunlianto dan Tedy Agustino yang
kemudian dibandingkan dengan SKSNI serta dianalisa menggunakan analisa inelastis
riwayat waktu dengan bantuan program analisa dinamis Ruaumoko, untuk
mempelajari mekanisme pemencaran energi pada struktur rangka beton bertulang
dengan dinding pengisi.
Sendi plastis yang diharapkan terjadi pada balok-balok saja seperti asumsi Sunlianto
dan Tedy Agustino ternyata sulit dicapai, namun pembatasan jumlah lantai untuk
struktur janis A seperti yang ditetapkan oleh Pedoman tersebut tampaknya tidak perlu
dilakukan secara ketat.