Please take a moment to complete this survey below

Library's collection Library's IT development Cancel

Analisis beban pendinginan untuk perancangan sistem air conditioning pada bangunan perkantoran di Jakarta

Penelitian ini diarahkan untuk optimasi perencanaan kapasitas mesin AC, dimana
sistem tata udara menggunakan 55-65% energi dari keseluruhan energi dalam gedung
perkantoran. Dengan demikian optimasi ini mendukung upaya konservasi energi pada
bangunan perkantoran yang direncanakan.
Penelitian ini dilakukan pada lima bangunan perkantoran di Jakarta yang memiliki
ketinggian diatas delapan lantai. Perhitungan beban pendinginan menggunakan metode
yang akurat yaitu metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference) berdasarkan
1993 ASHRAE Handbook: Fundamentals dan membandingkannya dengan tiga metode
'Rule of Thumb' (metode dari AC Carrier, AC Panda, dan Ir. Hartono Poerbo).
Perhitungan CLTD dilakukan dengan mengambil kondisi outdoor 34?C DBT 76% RH,
indoor 25?C DBT 60% RH, dan asumsi kepadatan perkantoran 10 orang/1000 ft 2 .
Hasil perhitungan metode CLTD memperlihatkan profil beban pendinginan baik
eksternal, internal, dan beban pendinginan keseluruhan selama 24 jam pada empat hari
kritis, ditambah satu hari pada bulan Oktober. Profil beban pendinginan total
menunjukkan beban puncak AC terjadi pada bulan Desember pukul 16.00 dengan
kontribusi beban eksternal sebesar 37,75% dan internal sebesar 62,25% dari
keseluruhan beban pendinginan. Radiasi kaca memberikan kontribusi beban panas
terbesar pada beban eksternal (19,26% dari total beban pendinginan). Ventilasi
memberikan kontribusi beban panas terbesar pada beban internal (39,04% dari total
beban pendinginan). Hasil perhitungan metode CLTD pada Wisma Dharmala Sakti
menunjukkan bahwa pengaruh pembayangan overstek dapat mereduksi kapasitas
pendinginan sebesar 1,5% dari total beban pendinginan.
Hasil perhitungan CLTD dibandingkan dengan kapasitas AC eksisting dan
menghasilkan angka ketidaksesuaian rata-rata sebesar 9,81%. Sedangkan jika
dibandingkan dengan hasil metode 'Rule of Thumb' menghasilkan ketidaksesuaian yang
bervariasi tergantung dari metode 'Rule of Thumb' yang digunakan. Ketidaksesuaian
tersebut menghasilkan koefisien penyesuaian yang dapat dipergunakan untuk
perhitungan kapasitas AC yang optimal.
Penelitian ini juga dilengkapi dengan pencarian nilai beban pendinginan dan
rumus umum untuk kapasitas perkantoran rentang 5-15 orang/1000 ft 2 dan suhu indoor
rentang 21-29?C DBT dengan mengambil secara acak beberapa sampel lantai tiap
bangunan untuk dihitung ulang dengan metode CLTD.

Creator(s)
  • (01500011) JIMMY SUMENDAP
Contributor(s)
  • Sugie Prawono → Examination Committee 1
  • Jimmy Nurdi Kusuma Priatman → Advisor 1
Publisher
Universitas Kristen Petra; 2002
Language
Indonesian
Category
s2 – Graduate Thesis
Sub Category
Tesis/Theses
Source
Thesis No. 045/MTS; Jimmy Sumendap (01500011)
Subject(s)
  • AIR CONDITIONING
  • REFRIGERATION AND REFRIGERATING
File(s)

Similar Collection

by creator, contributor, or subject