Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPesatnya perkembangan industri di Indonesia, khususnya
di kota-kota industri dan kota-kota besar menyebabkan
kebutuhan daya listrik semakin meningkat. Untuk memenuhi
kebutuhan tersebut, hal yang dapat dilakukan oleh Perusahaan
Umum Listrik Negara (PLN) adalah mendirikan gardu
induk baru untuk meningkatkan kapasitas daya listrik yang
akan disuplai kepada para konsumen. Pembangunan gardu
induk baru di dalam kota yang padat penduduk merupakan
suatu masalah karena sulitnya mencari lokasi baru di dalam kota serta semakin mahalnya harga tanah.
Dengan penemuan teknologi gas SF6 sebagai bahan isoIasi, yang sekarang sudah diterapkan pemakaiannya pada
gardu induk yang disebut Gas Insulated Substation (GIS),
masalah lahan ini sudah dapat teratasi. Pembangunan GIS
tidak memerlukan lahan yang luas karena gas SF6 mempunyai
dielectric strength dua setengah kali lebih kuat daripada
udara menyebabkan jarak antar konduktor dapat diperkecil,
sehingga luas ruangan secara keseluruhan juga dapat
dikurangi.
Karena kebutuhan lahan yang tidak begitu luas dibandingkan
dengan gardu induk konvensional (jenis outdoor),
maka GIS dapat didirikan dengan memanfaatkan lahan
yang tersisa pada gardu induk yang sudah ada (existing).
Selain masalah lahan, GIS ini juga memerlukan perawatan
yang lebih sedikit karena sebagian besar peralatannya dipasang
di dalam ruangan sehingga bebas dari gangguan yang
disebabkan oleh polusi.