Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelDalam proses produksi beton strukturil, mix design memegang peranan penting dalam proporsi campuran beton. Sering dijumpai dalam perencanaan campuran beton mutu tinggi bahwa workability campuran sangat rendah, sehingga cukup sukar untuk dikerjakan apabila tidak ditambahkan admixture (bahan pembantu). Bertitik-tolak dari kenyataan ini, maka dilakukan
penelitian terhadap 4 metode mix design untuk beton mutu tinggi muiai dari K 300 - K 600 (kekuatan tekan kubus beton) dengan mempertahankan workability tertentu (slump rencana 20
- 50 mm) tanpa memakai admixture (dengan menambah air pada campuran beton). Penelitian ini meliputi beberapa materi sebagai berikut:
1. Pengamatan workability sebelum penambahan air (slump mula-mula).
2. Pengamatan workability sesudah penambahan air (slump yang terjadi).
3. Pengetesan kekuatan tekan kubus beton 15 x 15 x 15 cm.
4. Pengetesan kekuatan tarik dengan cylinder splitting test.
5. Perhitungan harga per m beton dalam keadaan SSD.
Selanjutnya dapat ditentukan metode-metode yang paling baik dalam hal kekuatan tekan yang dicapai maupun dalam hal workabilitynya, sehingga dicoba dibuat suatu usulan mix design yang merupakan gabungan dan pada metode-metode tersebut dengan mempertahankan workability tertentu (slump' 20 - 50 mm).