Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPembuatan konstruksi jalan kadangkala melewati daerah yang memiliki
karakteristik tanah dasar/sub grade yang mengandung tanah ekspansif. Sifat
kembang susut tanah ekspansif dapat merusak struktur yang berada diatasnya.
Agar tanah tersebut dapat memiliki daya dukung yang kuat, maka kondisi tanah
tersebut harus distabilisasi. Berbagai penelitian telah dilakukan memanfaatkan
material abu sekam padi (rice husk ash) dan kapur sebagai stabilisator subgrade
pada konstrusi jalan. Hasil studi menunjukkan bahwa abu sekam padi dan kapur
dapat mengurangi pengembangan tanah ekspansif. Sampel tanah yang diteliti
distabilisasi dengan berbagai variasi kadar abu sekam padi dan kapur.
Penambahan stabilisator abu sekam dan kapur tersebut mampu meningkatkan
kekuatan tekan hingga 379% pada curing 14 hari, kekuatan CBR hingga 546%
(unsoaked), dan juga menurunkan tingkat swellingnya hingga 0%. Pada dasarnya,
perbaikan karakteristik tanah ekspansif tersebut meningkat. seiring dengan
peningkatan kadar stabilisatornya dan masa curing, dimana kapur menghasilkan
peningkatan yang lebih signifikan daripada abu sekam padi, terutama pada kapur
hidup.