Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPertimbangan mengenai dampak dari isu lingkungan telah menimbulkan perhatian bagi perusahaan khususnya stakeholder. Perusahaan mulai menyadari untuk mengungkapkan sebuah laporan yang berisi kegiatan bertanggung jawab perusahaan yang dilakukan dengan lebih memperhatikan kerangka global yang mudah dipahami dan diukur yang disebut dengan pelaporan keberlanjutan (Sustainability Reporting) atau yang dikenal dengan CSR report. Pedoman pelaporan ini diatur dan dikembangkan di dalam Global Reporting Initiative (GRI). Pedoman ini telah diadopsi oleh banyak perusahaan termasuk di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada tidaknya pengaruh variabel independensi, keahlian, frekuensi rapat dan jumlah komite audit terhadap pengungkapan Sustainability Report. Ukuran perusahaan merupakan variabel kontrol di dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di ISRA 2013. Sedangkan sampel penelitian ditentukan dengan metode purpose sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil analisis menemukan bahwa hanya frekuensi rapat dan ukuran perusahaan yang berpengaruh terhadap pengungkapan Sustainability Report.