Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelMasalah yang dihadapi CV. Waru Indah ialah seringkali terjadi masalah
bottleneck yaitu menumpuknya barang setengah jadi di lantai produksi sehingga
perusahaan kesulitan mencapai target produksi sehingga harus melakukan kerja
lembur. Salah satu penyebabnya adalah ketidakseimbangan kecepatan proses yang
satu dengan proses yang lain. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah untuk
mengatasi masalah bottleneck sehingga meningkatkan kapasitas produksi
perusahaan.
Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan perbaikan metode kerja
dengan menggunakan Peta Pekerja dan Mesin dan pengalokasian operator.
Metode perbaikan kemudian dianalisa dan dijalankan dengan menggunakan
simulasi dengan bantuan software Promodel 3.5. Hasil model tersebut kemudian
dianalisa untuk mengetahui bagian mana saja yang mengalami bottleneck.
Alternatif usulan perbaikan sistem dilakukan dengan perbaikan metode kerja dan
pengalokasian operator pada bagian tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pengalokasian pembantu
operator rip 2 sebagai pembantu operator fingerjoint dan pengurangan 1 mesin rip
saw, dapat meningkatkan kapasitas produksi dari 60 pak / minggu menjadi 90 pak
/ minggu. Perusahaan sudah dapat memenuhi target produksi sebesar 75 pak /
minggu. Selain itu, bottleneck mengalami penurunan pada mesin fingerjoint dan
mesin cross cut sehingga utilitas operator juga meningkat.
Setelah dilakukan pengalokasian operator dan pengurangan 1 mesin rip
saw, terjadi pengurangan operator sebanyak 3 orang yang berasal dari 1 orang
pembantu operator rip 2 dan 2 orang yang berasal dari pengurangan 1 mesin rip
saw.