Please take a moment to complete this survey below

Library's collection Library's IT development Cancel

Penurunan prosentase cacat produk di PT.X

PT X adalah perusahaan yang memproduksi spring bed yang terdiri dari
tiga bagian yaitu sandaran, divan dan kasur. Selama ini prosentase cacat yang
terjadi pada ketiga produk tersebut masih cukup tinggi. Hal ini disebabkan tidak
diketahui secara pasti faktor-faktor penyebab cacat yang terjadi karena perusahaan
belum mempunyai metode pengendalian kualitas yang baik
Dengan adanya masalah tersebut diperlukan usaha pengendalian kualitas
dengan menggunakan suatu metode yang cocok. Untuk mengendalikan jumlah
cacat yang terjadi dilakukan dengan menggunakan alat-alat kualitas, seperti
diagram Pareto untuk menentukan prioritas jenis cacat yang akan dikendalikan,
peta kendali, pembuatan diagram sebab-akibat masing-masing jenis cacat untuk
merancang perbaikan yang akan dilaksanakan. Hasil rancangan perbaikan
kemudian diimplementasikan.
Karakteristik cacat yang terjadi yaitu karakteristik cacat atribut untuk
semua jenis cacat pada setiap produk yang diamati. Dari hasil analisis awal
didapatkan bahwa peta kontrol p untuk jenis cacat ukuran kasur tidak standar (A1),
cacat ukuran divan tidak standar (B 2), dan cacat sandaran melengkung (C1) sudah
dalam keadaan terkendali. Pada peta kontrol u untuk jenis cacat kasur
bergelombang (A2), cacat kasur gembos (A 3), cacat divan menjamur (B 1) dan
cacat kain cover sandaran berkerut (C2) juga sudah dalam keadaan terkendali.
Setelah dilakukan usaha perbaikan (implementasi) sesuai dengan usulan
perbaikan yang dirancang, dari analisis hasil yang diperoleh menunjukkan adanya
penurunan prosentase cacat pada produk kasur, divan full per, dan sandaran.
Untuk produk kasur dengan jenis cacat ukuran kasur tidak standar yaitu dari 23%
menjadi 10%, cacat kasur bergelombang yaitu dari 34% menjadi 13%, dan cacat
kasur gembos yaitu dari 35% menjadi 15%. Untuk produk divan full per dengan
jenis cacat divan menjamur yaitu dari 28% menjadi 4% dan cacat ukuran divan
tidak standar yaitu dari 28% menjadi 9%. Sedangkan untuk produk sandaran
dengan jenis cacat sandaran melengkung yaitu dari 19% menjadi 3% dan cacat
kain cover sandaran berkerut yaitu dari 19% menjadi 6%.
Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil dari implementasi perbaikan yang
dilakukan untuk memperbaiki kualitas proses produksi spring bed dapat dikatakan
cukup berhasil, dimana prosentase cacat yang tinggi telah dapat diturunkan.

Creator(s)
  • (25497141) HENKY GUNAWAN
Contributor(s)
  • Kriswanto Widiawan → Advisor 1
  • Felecia → Advisor 2
  • I Nyoman Sutapa → Examination Committee 1
Publisher
Universitas Kristen Petra; 2004
Language
Indonesian
Category
s1 – Undergraduate Thesis
Sub Category
Skripsi/Undergraduate Thesis
Source
Skripsi No. 02010875/IND/2004; Henky Gunawan (25497141)
Subject(s)
  • PRODUCTION MANAGEMENT-QUALITY CONTROL
  • QUALITY CONTROL
File(s)

Similar Collection

by creator, contributor, or subject