Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelMetode earned schedule merupakan salah satu metode pengontrolan jadwal. Metode
earned schedule ini sering kali digunakan untuk melakukan forecast durasi akhir proyek.
Perhitungan forecast metode earned schedule erat kaitannya dengan performa proyek. Terdapat
tiga jenis performa proyek yaitu performa proyek rencana, performa proyek rata-rata dan performa
proyek periode saat ini. Meskipun terdapat tiga jenis performa proyek, penelitian-penelitian
metode earned schedule sebelumnya hanya melakukan forecast dengan performa proyek rata-rata
saja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membandingkan hasil forecast ketiga jenis performa
proyek tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan data sekunder dari penelitian earned
schedule sebelumnya. Data sekunder tersebut berupa 5 buah proyek konstruksi. Pada tiap-tiap
proyek akan dilakukan 3 forecast, dimana setiap forecast menggunakan performa proyek yang
berbeda. Untuk membandingan hasil dari 3 jenis forecast tersebut, digunakan nilai Mean Absolute
Percentage Error (MAPE). Forecast dengan nilai MAPE terkecil merupakan forecast dengan hasil
paling akurat.
Perolehan nilai MAPE dari setiap jenis forecast menunjukkan pola yang konsisten dalam 5
proyek. Nilai MAPE forecast dengan performa proyek rencana selalu menghasilkan nilai MAPE
terendah, dimana nilai MAPE-nya tidak pernah melebihi nilai 9.704%. Sedangkan, nilai MAPE
forecast dengan performa proyek periode saat ini selalu menjadi yang tertinggi, dengan nilai MAPE
terkecilnya saja sudah sebesar 38.55%. Setelah melakukan penelitian, ditemukan bahwa performa
proyek rencana menghasilkan hasil forecast paling akurat. Sedangkan performa proyek rata-rata
memiliki hasil forecast terakurat kedua. Hasil forecast yang paling tidak akurat adalah hasil forecast
yang menggunakan performa proyek periode saat ini.