Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPengukuran performa penelitian dan pengembangan di fakultas dibutuhkan
untuk mendukung pengambilan keputusan terhadap pengembangan fakultas.
Pengukuran performa tersebut memerlukan dua pertimbangan, yaitu pertimbangan
secara obyektif dan subyektif. Pengukuran secara obyektif dan subyektif tersebut
akan menghasilkan informasi yang lengkap untuk membantu pengambilan keputusan
dengan tepat dan benar.
Pengambilan data dilakukan pada tiga fakultas (Fakultas Teknik Sipil dan
Perencanaan, Fakultas Teknologi Industri, dan Fakultas Seni dan Desain). Data yang
dikumpulkan berupa data subyektif (melalui wawancara dan kuesioner), data
obyektif (melalui dokumentasi dari pusat penelitian serta masing-masing fakultas).
Performa diukur melalui perbandingan input (dana yang dialokasikan) dan output
(total jumlah publikasi dalam jurnal, seminar, publikasi lainnya, dan pengabdian
pada masyarakat). Pengolahan data dilakukan dengan metode integrasi DEA-AHP.
AHP digunakan untuk mendapatkan bobot output secara subyektif. DEA digunakan
untuk mencari efisiensi performa fakultas berdasarkan data obyektif yang telah
dikenai bobot dari AHP.
asil pegukuran performa yang dilakukan pada tiga fakultas tersebut
mengindikasikan fakultas yang kurang efisien adalah Fakultas Seni dan Desain,
sedangkan fakultas yang efisien adalah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, serta
Fakultas Teknologi Industri.