Please take a moment to complete this survey below

Library's collection Library's IT development Cancel

Pengukuran dan pengembangan kecerdasan emosional guna membentuk suatu kepemimpinam karismatik dalam era milenium baru

Mungkin tidak akan pernah ada masyarakat, negara atau organisasi yang
tidak mempunyai seorang pemimpin, kalaupun ada tidak akan bertahan lama.
Nilai penting dalam menyelenggarakan urusan-urusan kemasyarakatan sudah
disadari sejak permulaan sejarah. Suatu kepemimpinan didefinisikan sebagai
proses membujuk orang-orang lain untuk mengambil langkah menuju suatu
sasaran bersama ( Warren Bennis dan Burt Nanus ). Untuk bisa berhasil sebagai
pemimpin seperti yang didefinisikan diatas, seorang pemimpin dituntut efektif
dalam pelaksanaan tugas-tugasnya. Dan yang dimaksud pemimpin efektif adalah
mempunyai kriteria-kriteria sebagai berikut:
1. Punya keinginan memimpin, tidak mengharapkan kekuasaan untuk maksud
mendominasi orang-orang lain melainkan demi meraih sasaran tertinggi.
2. Jujur dan punya integritas, tidak hanya bisa dipercayai tapi juga bisa
mempercayai orang lain.
3. Penuh inisiatif, energi danambisi.
4. Mempunyai rasa percaya diri yang tinggi.
5. Mampu fleksibel dalam berstrategi ketika situasi menuntut.
6. Kreatif.
7. Mempunyai visi yang jelas dan mampu untuk menjabarkannya.
8. Mengembangkan komitmen diantara para bawahan.
9. Pengetahuan yang luas mengenai industri, teknologi dan lingkungan
organisasi tempat kerja.
10. Kestabilan emosi.
11. Berani menanggung resiko.
12. Ekstrovert dan riang.
13. Teliti dan bermoral.
14. Karismatik.
Hubungan kriteria-kriteria tersebut dengan:
Artikel pertama yang ditulis oleh Victor Dulewicz / Malcom Higgs adalah
berkaitan dengan kriteria kepemimpinan efektif di mana seorang pemimpin
dituntut untuk mempunyai kecerdasan emosional. Seorang pemimpin yang
mempunyai kecerdasan emosional tinggi mempunyai kecenderungan ekstrovert,
riang, berani menanggung resiko, stabil secara emosional, percaya diri, terkendali
dan rileks serta sangat teliti.
Artikel kedua yang ditulis oleh Robert W. Rowden adalah berkaitan dengan
kriteria kepemimpinan efektif mengenai kepemimpina karismatik yang dapat
meningkatkan komitmen para bawahan. Selain itu komitmen di antara bawahan
tergantung juga pada visi serta penjabaran dengan jelas oleh seorang pemimpin.
Artikel ketiga yang ditulis oleh Anthony J. Berry adalah berkaitan dengan kriteria
kepemimpinan efektif di mana untuk menghadapi berbagai resiko di era
millenium, seorang pemimpin dituntut untuk merubah kepemimpinannya dari
kepemimpinan secara transaksional menjadi kepemimpinan transformasial. Hal
ini sesuai denga kriteria bahwa seorang pemimpin hams fleksibel dalam
berstrategi ketika situasi menuntut.
Dengan begitu dapat diambil kesimpulan bahwa kesuksesan seorang pemimpin
untuk menghadapi berbagai resiko di era millenium, bergantung pada dipenuhinya
kriteria-kriteria kepemimpinan efektif antara lain tingginya tingkat kecerdasan
emosional pemimpin, karisma serta fleksibilitas dalam berstrategi ketika situasi
menuntut.

Creator(s)
  • (31495186) YONGKI ARIANTO WIBOWO
Contributor(s)
  • Eddy Madiono Sutanto → Advisor 1
  • LUKAS SUGENG MUSIANTO → Examination Committee 1
Publisher
Universitas Kristen Petra; 2001
Language
Indonesian
Category
s1 – Undergraduate Thesis
Sub Category
Skripsi/Undergraduate Thesis
Source
Skripsi No. 82/EM/2000; Yongki Arianto Wibowo (31495186)
Subject(s)
  • EXECUTIVE ABILITY-TESTING
  • EXECUTIVES
File(s)

Similar Collection

by creator, contributor, or subject