Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPeta kendali T 2 Hotelling merupakan peta kendali untuk mengendalikan
proses yang mempunyai jumlah karakteristik kualitas lebih dari satu (multivariat).
Peta ini dapat digunakan untuk mengetahui penyebab kecacatan dengan cara
menginterpretasikan sinyal dari data yang keluar dari batas kendali. Interpretasi
sinyal dapat dilakukan menggunakan metode dekomposisi MYT (Mason,Tracy,
and Young, 399).
PT Insera Sena merupakan perusahaan yang memproduksi sepeda.
Permasalahan utama yang dimiliki oleh PT Insera Sena pada proses welding
adalah jumlah produk repair yang mencapai 20% dari total produksi. Hal ini
dikarenakan selama ini perusahaan hanya menganalisis pengendalian 17
karakteristik kualitas yang ada secara individual. Pada Tugas Akhir ini, dilakukan
upaya untuk mendeteksi kecacatan. Pendeteksian kecacatan dilakukan dengan
menggunakan peta kendali T 2 Hotelling. Dengan peta kendali T 2 Hotelling dapat
diketahui penyebab kecacatan dengan menginterpretasikan sinyal dari data yang
keluar dari batas kendali. Dalam menginterpretasikan sinyal tersebut, digunakan
metode dekomposisi MYT. Dari interpretasi data tersebut, diketahui bahwa
kecacatan terbesar disebabkan oleh karakteristik kualitas las, yaitu kotor. Jenis
kecacatan las kotor ini disebabkan karena kurang lamanya waktu pada proses
pencucian. Solusi untuk mengatasi masalah ini dengan penggunaan timer untuk
tiap tahapan pada proses pencucian.