Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPokok bahasan dalam penulisan ini adalah menguraikan metode desain tebal perkerasan tambahan (overlay) yang saat ini dipakai oleh Departemen Pekerjaan Umum selaku instansi pengelola jalan. Metode dimaksud adalah Metode Road Design System (RDS), yakni suatu
metode/system untuk mendesain tebal perkerasan yang telah distandarisasi dan dikomputerisasi. Metode ini dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga, BIPRAN,
sifatnya merupakan penyempurnaan dari metode-metode perhitungan tebal perkerasan yang telah digunakan sebelumnya, dimana pemakaian metodologi desain, asumsi desain dan spesifikasi disesuaikan dengan iklim, material dan kondisi sosial di Indonesia. Dalam menguraikan metode ini, Penults mencoba mempelajari, memahami dan menerapkan Metode RDS dalam bentuk desain tebal pekerasan tambahan (overlay) pada satu ruas jalan di Pulau Halmahera, Propinsi Maluku.