Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPerencanaan kebutuhan bahan baku memiliki peranan yang penting. Mengjngat
fluktuasi permintaan produk yang tidak menentu menyebabkan perlunya dilakukan
peramalan permintaan untuk mengetahui jumlah permintaan dimasa mendatang dengan
menggunakan metode yang tepat Selain itu juga masalah pemilihan pemasok bahan
baku yang tepat dari segi biaya yang tninimimi dan juga masalah kapan pemesanan
kembali sebaiknya dilakukan dan dalam jumlah berapa pemesanan yang optimal.
Untuk menganalisa masalah tersebut disini penulis menggunakan metode
peramalan Moving Average dan Multiplicative Decomposition yang sesuai dengan
pola permintaan masa lain Sedangkan untuk pemilihan pemasok menggunakan metode
Kualitatif dan metode KuantitatiJF dan untuk menganalisa persediaan bahan baku
menggunakan Economic Order Quantity Probabilistic.
Adapun hasil analisanya adalah untuk pemesanan 60 gelondong yang selama
ini dilakukan oleh perusahaan maka pemasok yang tepat aH^jqh pemasok B dan
pemasok C dengan rincian pemesanannya yaitu pada pemasok B untuk jenis 210T =
16,215 gelondong, 190T = 12,765 gelondong, TRBL = 5,52 gelondong sedangkan
pada pemasok C untuk jenis 210T = 11,985 gelondong, 190T = 9,435 gelondong,
TRBL = 4,08 gelondong. Dari hasil EOQ-probabilistik diperoleh bahwa pemesanan
yang optimal = 90,5 gelondong dengan Reorder Point = 78 gelondong dan Safety
Stock = 6 gelondong.