Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelPersediaan spare parts melibatkan investasi rupiah yang tidak kecil dalam
neraca perusahaan sehingga diperlukan pemikiran untuk mendapatkan
kebijaksanaan pengaturan persediaan spare parts yang mampu mengatur pengadaan
persediaan dengan total biaya yang dihasilkan seminimum mungkin. Selain itu
keterlambatan persediaan dapat mengakibatkan terhentinya proses produksi.
Terjadinya fluktuasi produksi rokok berdasarkan permintaan pasar dan
distribusi umur spare parts menyebabkan kebijakan persediaan tidak terlepas dari
fungsi pemasaran, yaitu untuk mengetahui jumlah permintaan rokok melalui
peramalan permintaan pasar. Waktu pasok yang tidak tetap itu sendiri, lokasi
vendor yang terkadang berada di luar negeri, stock yang terkadang tidak tersedia
dan fluktuasi umur pemakaian spare parts menjadikan masalah semakin kompleks
Dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan, sumber daya manusia dan
teknologi yang tersedia sangat dimungkinkan untuk dirancang suatu sistem
persediaan spare parts yang mampu menjamin tersedianya spare parts dengan
kuantitas, kualitas, tempat dan waktu yang tepat sesuai dengan perencanaan
pemakaiannya.
Model persediaan yang digunakan adalah Economic Order Quantity -probabilistik.
untuk mengetahui waktu dan jumlah pemesanan beserta persediaan
pengaman yang memungkinkan total biaya minimum.
Hasil perancangan persediaan menunjukkan bahwa persediaan spare parts
dengan mempertimbangkan jumlah rokok yang akan di produksi serta perencanaan
pemasangan mesin baru dapat memberikan data perkiraan persediaan yang
memadai dengan biaya yang seminimum mungkin dengan terus menjaga
ketersediaannya..
Penggunaan komputer dan dukungan sumber daya manusia yang
berkualitas memungkinkan rancangan ini semakin mudah diaplikasikan, mengingat
pada saat disusunnya Tugas Akhir ini belum terdapat perhitungan persediaan spare
parts.