Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelMakan di luar menjadi gaya hidup dan kebiasaan yang lumrah bagi
masyarakat modern; yang mana identik dengan restoran. Restoran Jepang menjadi
alternatif pemilihan objek, karena Jepang yang kaya akan kebudayaan
tradisionalnya. Pada penelitian kali ini, sampel dipilih berdasarkan beberapa
pertimbangan yaitu: restoran yang independen dan tidak franchise, reputasi restoran
yang baik, memiliki sistem peraturannya sendiri, dan ketertarikan peneliti secara
pribadi. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Ramen Nozomi dan Tomoto dilihat
memiliki potensi sebagai sampel. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penerapan
nilai estetika dan pengaruhnya terhadap suasana ruang yang terbentuk pada kedua
objek. Pendekatan teori yang digunakan yaitu teori estetika menurut E.B.Feldman,
bahwa estetika terjadi dari: bentuk visual dan struktur estetika. Metode penelitian
dan analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yaitu dengan
menguraikan secara detail data-data yang diperoleh dari hasil dokumentasi,
pengamatan langsung ke lokasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan
terjadinya penerapan nilai-nilai estetika yang tampak dari adanya variasi pada unsur
dan prinsip desain yang sesuai dengan pandangan E.B.Feldman. Melalui unsur dan
prinsip desain yang ada, terbentuk suasana ruang yang berbeda pada tiap-tiap
areanya; yang mana dapat mempengaruhi pengalaman estetis pengguna ruang.