Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelSistem Informasi Produksi yang diterapkan pada PT. Asia Cakra Ceria
Plastik masih dilakukan dengan sistem manual. Segala penyimpanan data
produksi masih dilakukan dengan cara manual, yaitu dengan pencatatan pada
buku. Hal ini tidak efisien dan memperbesar resiko kelalaian manusia serta
membutuhkan ketelitian yang tinggi dalam hal penyusunan laporan dari data-data
produksi yang ada.
Untuk mengatasi permasalahan yang ada, maka dilakukan perancangan
dan pembuatan sistem informasi produksi yang terkomputerisasi, di mana sistem
informasi terkomputerisasi yang dirancang dan diimplementasikan tersebut
meliputi pembelian bahan, perhitungan kebutuhan bahan dan penjadwalan
produksi yang diperlukan untuk mendukung perencanaan produksi. Adapun
transaksi-transaksi produksi yang dibuat, meliputi transaksi pengambilan bahan,
pencampuran bahan, pemrosesan bahan tercampur menjadi barang setengah jadi
dan pemrosesan barang setengah jadi menjadi barang jadi yang kesemuanya itu
berdasarkan atas rencana produksi yang telah dibuat dengan masing-masing
transaksi menerbitkan resi / surat bukti transaksi. Selain transaksi-transaksi di
atas, ada pula transaksi pemrosesan afal / barang rusak menjadi bahan baku
kembali yang siap proses produksi lagi dan proses transfer antar gudang untuk
memindahkan sejumlah isi gudang barang asal tertentu ke gudang barang tujuan
tertentu lainnya, sehingga stok bahan hasil proses daur ulang tidak mengumpul di
satu gudang saja (didistribusikan ke gudang tujuan lain). Segala pembuatan form-form
dan laporan-laporan yang diperlukan untuk mendukung sistem
terkomputerisasi diaplikasikan dengan menggunakan Borland? Delphi? 7.0 dan
untuk database-nya digunakan Microsoft? Access 2003.
Bersamaan dengan pelaksanaan transaksi-transaksi di atas, sistem juga
melakukan penyimpan data-data ke dalam database yang telah dirancang
sebelumnya, sehingga sistem dapat menyajikan informasi berupa laporan-laporan
produksi tiap-tiap divisi secara terstruktur dan relatif cepat, sebab dengan adanya
data-data yang telah dicatat secara terkomputerisasi sebelumnya, maka user tidak
perlu lagi melakukan seleksi record satu per satu untuk menghasilkan sebuah
laporan, di mana pada kasus ini ada sistem yang menangani proses seleksi,
sehingga waktu yang ada dapat digunakan untuk melakukan hal-hal lain yang
tidak kalah pentingnya.