Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelDengan adanya perkembangan teknologi menyebabkan inovasi produk sangat
pesat sehingga daur hidup produk ( product life cycle) menjadi semakin pendek.
Semakin pendeknya daur hidup produk, semakin memerlukan perencanaan yang
matang atas keseluruhan pendapatan dan biaya selama daur hidup produk agar
investasi yang dilakukan perusahaan untuk desain dan pengembangan produk dapat
tertutup dari kas masuk bersih selama daur hidup produk yang diperkirakan. Biaya
pengembangan produk dan biaya logistik merupakan biaya yang cukup besar
proporsinya dan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup produk yang
bersangkutan, sehingga perlu diperhitungkan dalam penetapan harga pokok produk
sekaligus dapat menetapkan harga jual.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan dilaksanakan dengan
pendekatan studi kasus. Kasus yang diangkat dalam penelitian ini adalah
kemungkinan penerapan Life Cycle Costing untuk menentukan harga pokok produk
yang nantinya dapat dipakai untuk menetapkan harga jual produk, khususnya untuk
produk pipa saluran air minum PT Tjakrindo Mas, di Gresik. Perhitungan harga
pokok pipa saluran air minum ini dilakukan dengan menjumlahkan biaya proproduksi
(biaya pengembangan produk) dan biaya post produksi (biaya logistik).Penetapan
biaya daur hidup untuk keputusan penetapan harga perlu didukung dengan adanya
Life cycle budgeted, karena dalam Life cycle budgeted dimungkinkan untuk
melakukan biaya penghematan biaya mencapai Life cycle costing minimum. Sehingga
akhirnya akan menghasilkan informasi yang akurat dan tepat bagi manajemen dalam
mengambil keputusan penetapan harga jual produk yang kompetitif.