Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelTanah ekspansif mempunyai kemampuan kembang-susut yang sangat
besar sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada struktur di atasnya. Tanah di
daerah Surabaya Barat tergolong tanah jenis ini, dan setelah dilakukan penelitian
terhadap karakteristik tanahnya diketahui kalau tergolong very high expansive
potential (Lee, 1983).
Dalam penelitian ini dicoba untuk menstabilisasi tanah ekspansif dengan
menggunakan campuran Portland cement dan fly ash dengan kadar 5% sampai 10%
untuk mengetahui pengaruhnya terhadap swelling, shrinkage dan kekuatan.
Variasi perbandingan antara pc dan fly ash adalah : 100% : 0%, 75%: 25%, 50%
: 50%, dan 25% : 75%.
Hasil yang didapat dari percobaan menunjukkan bahwa penggunaan pc
sangat efektif untuk menstabilisasi tanah ekspansif, sedangkan penggantian
sebagian kadar pc dengan fly ash cenderung mengurangi efektifitasnya.
Kombinasi campuran yang memberikan hasil terbaik adalah kombinasi dengan
campuran tanah 90% dan pcl0% dimana terjadi peningkatan kekuatan sampai
sekitar delapan kali dari tanah asli, penurunan swelling yang sangat besar yaitu
sampai tinggal satu per seratus dari pengembangan pada tanah asli, dan nilai
Shrinkage Limit naik dari 14% pada tanah asli menjadi 37%. Pengaruh curing
menunjukkan bahwa dengan bertambahnya umur curing, kekuatan akan
meningkat dan pengembangan akan menurun, dan mencapai puncaknya pada 28
hari.