Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelLatar belakang yang diajukan berkaitan dengan pengambilan judul penelitian
yang diutarakan tersebut mengacu pada masih terbukanya peluang untuk dilakukan
rekayasa ulang terhadap proses penjualan pada PT Standardmegah Steelindotama
Industries di Pasuruan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas operasional. Alasan
lain yang juga tidak dapat dikesampingkan bahwa melalui proses rekayasa ulang
yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional penjualan akan
memungkinkan mampu meningkatkan daya saing perusahaan dalam lingkungan
persaingan.
Rancangan penelitian yang dilakukan adalah penelitian tanpa hipotesis.
Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi kasus yaitu berkaitan dengan
permasalahan yang dihadapi oleh PT Standardmegah Steelindotama Industries di
Pasuruan sehubungan dengan usaha untuk melakukan efisiensi dan biaya operasi
perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian yaitu data kualitatif
(sejarah perusahaan, struktur organisasi, jam kerja bagian penjualan, dan alur
dokumen dalam proses penjualan) dan data kuantitatif (data laporan keuangan, data
gaji, data harga pokok produksi, data penyusutan, dan biaya penjualan perusahaan).
Sedang sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder
(mengutip data yang telah ada dalam perusahaan). Instrumen yang digunakan dalam
penelitian adalah melakukan dokumentasi pada data perusahaan. Unit analisis dari
penelitian yang dilakukan yaitu proses penjualan PT Standardmegah Steelindotama
Industries di Pasuruan.
Berdasarkan proses penjualan perusahaan, , output yang berhasil dicapai
selama periode tahun 2002 adalah 19.583 dokumen, dan setelah dilakukan rekayasa
ulang proses, output mengalami peningkatan menjadi 23.614 dokumen.
Jika dikalkulasikan dalam bentuk nominal, maka penghematan yang mampu
diraih oleh PT Standardmegah Steelindotama Industries di Pasuruan ini per dokumen
adalah sebesar Rp 7.825. Dan jika diukur dari jumlah dokumen, maka dengan
rekayasa ulang mampu meningkatkan output sebesar 4.031 dokumen (23.614 -
19.583) dalam satu tahun.
Sehingga rekaya ulang proses penjualan mampu menghemat biaya dan
akhirnya mampu meningkatkan volume output dalam satu tahun. Peningkatan
volume output tersebut akhirnya diikuti dengan penghematan biaya tetap. Adapun
penghematan biaya tetap dalam satu tahun adalah sebesar: Rp 45.833 (tarif proses
lama) x 4.031 dokumen = Rp 184.752.853,90,-