Please take a moment to complete this survey below
Library's collection Library's IT development CancelAgar suatu proyek dapat berjalan tepat waktu, diperlukan penjadwalan yang jelas, lengkap, detail, dan logis. Schedule asessment merupakan penilaian terhadap kualitas sebuah jadwal. Penelitian menggunakan data jadwal dari 4 proyek yang berada di Surabaya dan sekitarnya. Dikarenakan antara proyek memiliki 2 jenis penjadwalan berbeda, perlu dilakukan pengelompokkan terhadap beberapa masalah yang menjadi penyebab suatu poin tidak terpenuhi. Berdasarkan hasil analisa, diidentifikasi poin-poin berikut. Proyek Cornell Apartment memenuhi 56% poin PMI, 30% poin GAO, 35,7% poin DCMA, dan 25% poin NDIA. Proyek Gudang memenuhi 14% poin PMI, 10% poin GAO, 7% poin DCMA, dan 12,5% poin NDIA. Untuk proyek Grha Mahameru dan Padma Hotel memenuhi 14% poin PMI, dan 0% untuk poin GAO, DCMA, dan NDIA. Lalu ditemukan dan dikelompokkan penyebab beberapa poin tidak terpenuhi. Progress yang dapat menambahkan nilai assessment sebesar 39% untuk metode PMI, 20% untuk metode GAO, 21% untuk metode DCMA, dan 25% untuk metode NDIA. Gantt Chart yang dapat menambahkan nilai assessment sebesar 33,3% untuk metode PMI, 10% untuk metode GAO, 7% untuk metode DCMA, dan 12,5% untuk metode NDIA. Poin-poin yang perlu dianalisis lebih lanjut yang dapat menambahkan nilai assessment sebesar 30% untuk metode GAO, 50% untuk metode DCMA, dan 37,5% untuk metode NDIA.